<div style='background-color: none transparent;'> <a href='http://news.rsspump.com/' title=''> news </a> </div>

Pages - Menu

20 Jul 2011

tahlilan adalah Tradisi islam

Tradisi tahlilan
Terdapat banyak persoalan atau gugatan terhadap tradisi tahlilan yang dating dari kaum wahabi.Dalam sebuah dialog di besuk probolinggo,sekitar tahun 2008,ada seorang bertanya:
“Siapa penyusun tahlilan dan sejak kapan tradisi tahlilan berkembang di dunia islam…????”
Pada waktu itu saya menjawab,”Bahwa sepertinya sampai saat ini belum pernah di bicarakan dan di ketahui mengenai siapa penyusun bacaan tahlilan dengan komposisi yang khas.Mengingat dari sekianbanyak buku tahlilan yang terbit, tidak ada di cantumkan nama penyusunnya.’
Akan tetapi berkaitan dengan tradisi tahlilan, itu bukan tradisi Indonesia atau jawa.Kalauy kita menyimak fatwa syekh ibn taimiyah al-hariri,tradisi tahlilan sudah berkembang sejak sebelum abad ke 7 H.di dalam kitab Majmu’Fatawa Syekh al-islam ibn taimiyah disebutkan:
  ”Syaikh al-islam ibn Taimiyah, tentang seseorang yang memprotes ahli dzkir (berjama’ah)dengan berkata kepada mereka,”Dzikir kalian ini bid’ah mengeraskan suara yang kalian lakukan ini bid’ah, Mereka memulai dan menutup dzkirnya dengan al-qur’an, lalu mendoakan kaum muslimin yang masih hidup maupun yang sudah mati ,mereka mengumpulkan antara tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hauqalah(lahaulawalaquata illa billah) dan sholawat nabi…??!!!!
Lalu ibn taimiyah menjawab: “Berjamaah dalam berdzikir, mendengarkan al-qur’an,dan berdoa adalah amal sholeh ,termasuk qurbah dan ibadah yang paling utama dalam setiap waktu. Dalam shokheh bukhori, nabi bersabda, “Sesungguhnya alloh memiliki banyak malaikat yang selalu berpergian di muka bumi.Apabila mereka bertemu dengan sekunpulan orang yang berdzikir kepada alloh maka mereka memanggil, “Silahkan sampaikan hajat kalian:, lanjutan hadist tersebut terdapat redaksi, “kami menemukan mereka bertasbih dan bertahmid kepadaMu”…..melihara rutinitas aurad (bacaan2 wirid)seperti sholatmembaca alqur’an, berdzikir atau berdoa, setiap pagi dan sore seta apda sebagian waktu malam dll.hal ini merupakan tradisi rosululloh dan hamba2 alloh yang sholeh, zaman doeloe dan sekarang.”
(Majmu fatawa ibn taimiyah juz 22,hal, 520).
Biasanya kelmpok wahabi menuduh “bahwa tradisi selamatan 7 hari itu mengadopsi dari orang2 hindu, dan sudah jelas kita tidak boleh meniru orang2 hindu…!!!!!!”
Pernyataan orang wahabi ini jelas tidak benar….karena tradisi selamatan 7 hari telah ada sejak generasi sahabat.
Nabi   Al-imam Sufyan, seorang ulama salaf berkata: Sesungguhnya orang yang meninggal akan diuji di dalam kubur selama 7 hari,oleh karena itu mereka(kaum salaf) menganjurkan bersedekah makanan untukkeluarga yang meninggal selama 7 hari tersebut.(HR al-imam ahmad dalam al-Zuhd, al-Hafizh Abu Nua’im. Dalam al-MAthalib al-Aliyah,juz 5, hal 330).
   Riwayat diatas menjelaskan bahwa tradisi selamatan 7 hari sudah ada sejak zaman generasi sahabat nabi.
semoga bermanfaat dan menjadi sebab hidayah....امين....امين

Judul: tahlilan adalah Tradisi islam
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Editing bendera aswaja

الحمد لله seluruh artikel 100% halal untuk disebar luaskan semoga الله memberikan limpahan pahala untuk kita semua فاالدنيا والأخرة.

7 komentar :

  1. Selain yang sudah Ustadz sebutkan, tentang riwayat praktek sedekah 7 hari setelah kematian mayyit, bahwa itu telah ada sejak generasi Sahabat Nabi.

    Hal ini dapat juga dilihat dalam "ad-Diibaaj as-Suyuthy Syarah Shohih Muslim" Juz 2 hlm. 490, dari seorang Ulama' Tabi'in Agung: Imam Thowus (murid langsung AbuHuroiroh,Abdulloh bin Abbas, Abdulloh bin Umar, Aisyah dll).

    Juga dalam kitab-nya Ibnu Rojab alHanbaly (pengikut Ibnu tai_mi'ah) yakni "Ahwaalul Qubuur wa Ahwaalu Ahlihaa Ilan Nusyuur" hlm.32, dari Imam Mujahid (Ahli Tafsir-nya Ulama' Tabi'in, murid para sahabat Agung)

    أن الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون أن يطعم عنهم تلك الأيام

    Sesungguhnya orang yang telah meninggal itu akan difitnah (ujian berat) di dalam kubur mereka selama 7 hari, oleh karena itu mereka(para sahabat, guru-guru kami) menyukai untuk bersedekah makanan atas nama keluarga yang meninggal selama 7 hari tersebut

    Didalam Syarah Muslim, ditambahkan riwayat:

    وذكر بن جريج في مصنفه عن عبيد بن عمير أن المؤمن يفتن سبعا والمنافق أربعين صباحا وسنده صحيح أيضا

    Bahwa Ibnu Juraij menyebutkan dalam "Mushonnaf-nya" dari Ubaid bin Umair:
    Sesungguhnya orang Mukmin difitnah 7 hari, dan orang Munafiq difitnah 40 hari. Dan sanadnya shahih, sama seperti sebelumnya diatas juga shahih.

    BalasHapus
  2. Mengapa anda-anda tidak membaca tulisan tentang "Selamatan orang meninggal 3 hr,7 hr,40 hr,100 hr,1000 hari" dari seorang muallaf dari Hindu? Ini lebih akurat. Hadits yang anda tulis tidak pas, karena hanya menyebutkan 7 hari !!!!! Coba belajar lagi.

    BalasHapus
  3. @anonym
    silahkan kesini :
    http://www.sarkub.com/densus-99-sarkub/sarkub-bojonegoro-aziz/

    ternyata abdul aziz (mantan hindu) hanyalah pendusta. dan saya memiliki kaset ceramah abdul aziz al-hindu wahabiyun

    BalasHapus
  4. Orang-orang di Ormas ini koq kelihatan tidak ada yang konsisten yaa...

    Di satu sisi banyak postingan dari berbagai website(yg ada embel-embel a*w*j*, s*rk*B, n*) yang menyandarkan(membuat rujukan) dgn menyebut lengkap nama serta gelarnya yaitu: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, serta murid beliau yaitu Ibnu Qayyim al-Jawziyah.
    Atsar(perkataan) dari Beliau berdua sering dipakai hujjah(dasar rujukan).
    contohnya website ini, dan ini http://www.as-salafiyyah.com/2011/05/pantaskan-ada-orang-mengaku-santri-nu.html

    Tapi disisi lain, Beliau berdua ini sering juga saya jumpai di postingan...di-olok-olok dengan kata-kata yang keji, yang sangat kurang pantas di-ucapkan apalagi oleh seorang yang mengaku muslim.
    contoh: http://mbahtaimiyah.wordpress.com/

    Mana yang benar?!?!?!



    http://nahimunkar.com/16518/tahlilan-dalam-pandangan-nu-muhammadiyah-persis-al-irsyad-wali-songo-ulama-salaf-dan-4-mazhab-ii/

    BalasHapus
  5. ini lah contoh bentuk ormas yang sangat berani menafsirkan ayat ayat dan hadist hadist tanpa asbabunnuzul dan sanat yang jelas, hanya sekedar hawa nafsu dan akal pikiran semata. semoga Allah azza wa jalla memberikan hidayah kepada kita semua. amin

    BalasHapus
  6. Otaknya anonim kayaknya bengkak tuh, ojo dumeh

    BalasHapus
  7. Praktek Tahlilan dan praktek sedekah 7 hari beda jauh...bangett,maaf kesimpulan yang sangat tidak pas.Geli

    BalasHapus

Yang ingin berkomentar tidak mempunyai ID gunakan anonymous

 
Copyright © 2011. aswaja club .
terima kasih | محمد صلى الله عليه وسلم | الله | abah | mbo'e | uti | sponsor: toko " ahmad fajar " | Jagoan Hosting
maskolis . Inpire Rockettheme powered by Blogger
Imam asy-Syafi’i: "Termasuk salah satu bentuk tipu daya syetan adalah, seseorang meninggalkan amal karena takut dikatakan riya oleh orang lain"